KIOS PULSA : Cara Sukses Mengembangkan Bisnis Konter Pulsa

Diposting pada 46 views
KONTER KIOS PULSAPagi ini saya akan berbagi cerita sedikit untuk teman2 yang mau mengembangkan bisnis Konter Pulsa.

Bisnis ini sudah tentu tidak bisa di bilang main-main karena sudah banyak yang membuktikan jika membuka konter pulsa bisa mendapatkan penghasilan bersih 600rb sampai 1,2jt bahkan bisa lebih perhari, jika tau caranya.

Dalam memulai usaha sudah barang tentu pemilihan lokasi menjadi hal yang sangat penting. Bahkan faktor ini boleh saya bilang menjadi faktor utama keberhasilan menjalankan usaha ini. Apalagi usaha dagang. Untuk pemilihan lokasi tentunya kita harus mengetahui karakteristik dari barang yang kita jual dan segmen pasar yang akan membeli barang. Lokasi yang strategis untuk usaha yang satu belum tentu cocok dengan usaha yang lain.

Disini kembali lagi saya ingin sharing tentang lokasi yang tepat untuk membangun usaha konter HP berikut pulsa dan aksesorisnya.

Sebelumnya saya ceritakan pengalaman saya dalam membangun konter. Pertama sekali saya membuka konter adalah di lokasi sekitar sekolahan di daerah Ngawi Jawa Timur. Saya tertarik sekali membuka usaha disini karena banyaknya lalu lalang dari para pelajar dan masyarakat umum. Sebenarnya bisa saya bilang untuk buka usaha disini sangat bagus. Tapi saat itu saya tidak memperhatikan faktor lain yang membuat saya kurang mampu bersaing yaitu modal.

Pada saat itu dengan, karena baru mulai usaha maka modal yang saya keluarkan boleh dibilang pas-pasan. Saya cukup tergiur untuk buka usaha di situ karena melihat beberapa konter disana cukup ramai konsumennya. Dengan modal seadanya saya nekat untuk membuka kios pulsa yang saat itu menumpang sewa dengan bersama dengan toko foto kopi. Jadi konter saya sangat kecil sekali karena menumpang ditoko orang. hanya seukuran satu etalase yang berisi pulsa dan accesories HP seperti charger dan batere seadanya. Kira2 2×1 meter .

Bulan pertama dan kedua sepi sekali pengunjungnya rata2 hanya terjual sekitar 20 pulsa elektrik plus voucher fisik, Untuk accesories kurang lebih 5 item perhari. Bisa diperkirakanlah laba kotornya kurang lebih 100 ribu. Untuk gaji karyawan dan bayar sewa serta operasional bisa dibilang masih rugi.

Saya berpikir untuk merubah strategi, tidak ada jalan lain buat saya yaitu menjual pulsa dengan untung yang sangat tipis untuk menarik pengunjung. Hasilnya juga tidak terlalu menggembirakan. Tapi sudah agak lumayan untuk mendongkrak penjualan aksesoris.

Walaupun memang sudah ada keuntungan bulanan. Tapi hasil tersebut memang masih jauh dari yang saya harapkan. Saya berpikir untuk mencari usaha baru untuk toko saya.

Ketika ada sedikit tambahan rejeki saya mulai mencari tempat baru. Dan alhamdulillah saya menemukan tempat disewakan yang cocok untuk usaha saya. Lokasinya berada di Sekitar Toserba LUWES Ngawi. Lokasi ini sangat ramai orang yang lalu lalang berjalan kaki, terutama sore hingga malam hari.  Hasil yang diperoleh dari lokasi baru tersebut memang cukup memuaskan. Rata-rata laba kotor (omzet dikurang harga beli) yang saya dapat perhari berkisar antara 600.000 sd 1.200.000,-. Penghasilan tersebut adalah hasil dari:

1. Penjualan 50 – 100 transaksi pulsa elektrik

2. Penjualan 15 – 35 pcs voucher Fisik

3. Penjualan 35 – 65 item aksesories ( yang terdiri dari kartu perdana, charger, batere, dan accesories lainnya.

Dari pengalaman saya tersebut saya dapat mengambil kesimpulan bahwa untuk memilih lokasi yang tepat adalah

1. Banyaknya jumlah orang yang lalu – lalang berjalan kaki di daerah tersebut.

Pilihlah di sekitar perumahan/perkampungan yang padat penduduk. Kalau saya pikir untuk pemilihan lokasi di jalan raya utama kurang tepat untuk usaha ini (kecuali mungkin anda bermodal cukup besar untuk kelengkapan barang-barang toko sehingga menarik perhatian orang yang lewat dijalan tersebut untuk berhenti dan berbelanja di toko anda). Hal ini bisa saya amati dari teman saya yang kebetulan buka usaha konter yang berlokasi di pinggir jalan utama justru cenderung lebih sepi penjualannya karena orang hanya lewat saja tidak mampir ke toko.

2. Kekuatan Para Pesaing.

Hal ini juga akan sangat menentukan hasil yang akan diperoleh. Kalau konter Pulsa di daerah Ngawi ini memang sangat banyak jumlahnya. Jarang antara satu konter dengan konter lainnya berdekatan. Kalau menurut saya untuk sukses di usaha ini maka jadilah yang “terbesar” diantara yang lainnya di daerah sekitar situ. Yang dimaksud terbesar disini adalah masalah kelengkapan barang-barang yang dijual.

Kelengkapan Barang-barang yang dijual

Lanjutan dari point 2 diatas

Kalau kita memang cenderung untuk mendongkrak penjualan aksesoris, maka barang-barang yang dipajang harus lebih komplit dibandingkan konter lainnya. Jangan terlalu takut untuk menaruh modal yang agak besar untuk persediaan aksesoris. Kalau kita “tanggung’ maka akibatnya justru hampir jarang sekali yang berbelanja aksesoris di konter kita. Pertama, para calon konsumen juga tidak yakin akan ke”bonafid’an usaha kita. Maksud saya janganlah membikin usaha yang ecek-ecek. Jadilah konter yang terkenal. Jadilah konter tujuan konsumen kalau mereka ingin membeli aksesoris HP. Berani ambil resiko untuk kelengkapan barang walaupun mungkin nantinya akan ada barang-barang yang akan “Basi” (lambat terjual atau sama sekali tak terjual). Tapi percayalah hal itu merupakan resiko yang kecil dibandingkan hasil yang besar setiap harinya.

Saya sedikit akan menggambarkan perilaku konsumen. Konsumen ingin mencari Batere HP. Kira-kira dia akan memilih di konter mana untuk Belanja? Tentunya yang terlihat komplit Bukan? karena peluang ketersediaan barang di konter tersebut lebih memungkinkan. Kalau hampir setiap barang yang dicari selalu ada, tentunya konsumen tidak akan berpindah ke konter lain dan dia otomatis juga akan memperkenalkan ke teman2nya kalau ingin membeli aksesoris untuk belanja di konter kita. Di jamin konter teman2 akan “terkenal” dan menjadi tujuan para konsumen berbelanja.Belum lagi “efek berantai yang tercipta dari banyaknya pengunjung ke konter teman2 sekalian2. Toko yang ramai akan makin ramai lagi pembelinya, toko yang sepi malah semakin sepi.

daftar master